Hanya Isyarat Kisah aku, kisah aku tentang sahabat aku yang lahir di negeri orang. Dia hidup dalam keluarga sangat sederhana. Setiap kali ibunya menyediakan ayam, sebagai lauk, ibunya mesti pergi ke pasar. Untuk membeli ayam, tapi cuma bagian punggungnya saja. Cuma itu yang mampu dia beli. Akhirnya, sahabat aku itu pun tumbuh dewasa dan mengetahui kalo ayam itu cuma mempunyai bagian punggung. Dia tidak pernah tau, ada bagian dada, paha atau sayap. Punggung. Menjadi satu-satunya definisi dia mengenai ayam. Kalau aku, aku jatuh cinta. Aku jatuh cinta pada seseorang yang sanggup aku aku gapai sebatas punggung nya saja. Seseorang yang hanya sanggup aku nikmati bayangannya tapi tak kan pernah bisa aku miliki. Seseorang yang hadir bagaikan bintang jatuh, sekelebat, kemudian menghilang begitu saja. Tanpa sanggup tangan ini mengejarnya. Seseorang yang hanya bisa aku kirimkan isyarat sehalus udara, langit, awan atau pun hujan. Tapi sekarang, justru menurut aku, sahabat aku it...