Postingan

Natalia (Abandon)

Tiba tiba saja sepeda motor itu melaju cepat menjauhi ku setelah sebelumnya berada hanya 5 centimeter di depan ku. Sekejap, bahkan belum selesai ku kedipkan mata, punggung datar itu sudah tak terlihaat kembali. Ku hembuskan nafas ku sejenak, ku letak kan tas berat itu di samping kiri montor. Tes, titik air mulai berjatuhan dari langit. Ini bukan hal baik, aku harus segera kembali ke rumah. Typing text.. "Bad King.  You should to say 'Thank's' after you used another's things. And gift a warm greeting for your guest."  satu jam, dua jam, tiga jam. Berkali kali ku tengok telepon genggam di sudut meja belajar ku. Sesekali ku buka kuncinya lalu kubuka tombol "inbox". Tidak ada yang berubah disana. Tetap sama saja, tidak ada pesan baru yang kembali masuk. Mungkin aku yang berlebihan, tak seharusnya ku kirimkan kata-kata seperti itu ke dia. Tapi inilah satu satu nya caraku untuk berbicara padanya, untuk mendengar celotehannya dan untuk tetap ber...

D E N IM PHOTOS SH O O T

Gambar
Kunti, Poching, Boss, Matul, Bugil

Coklat Akhir Tahun (20.Irisha)

"Ini" "Loh kok-" belum selesai perkataan lelaki yang sekarang ini berada di hadapan ku, aku langsung saja memotongnya. "Itu coklat akhir tahun." Ucapku tanpa kucoba untuk menatap wajahnya atau bahkan bola matanya. "Untuk apa? Makasih." "Untuk apa? Buka dulu saja dan makan coklat nya. Nanti kamu juga akan tau." Kataku sambil bergegas pergi.  Tanpa aku mengetahui ekspresinya saat membaca pesan ku, aku hanya bisa membayangkan dan berharap jika dia akan memahami apa yang ingin aku sampaikan. 20 batang coklat itu sengaja kubungkus rapi hanya untuk kuberikan kepada lelaki itu. Memang bukan sembarangan coklat, coklat itu dapat mengungkap semuanya. Semuanya yang ada satu tahun terkhir ini. Semuanya tentang aku dan juga dia. Semuanya tentang kejujuran dan semuanya tentang- Terimakasih untuk segala keindahan yang pernah tercipta di antara kita  dan juga  m aafkan untuk segalanya yang menyesakkan yang pernah terjadi. Satu tahun suda...

20. Irisha

Sambil tertawa terbahak ia memandang wanita di seberangnya "hahaaa, Irisha? Syapa Irisha? Ah udah nggak penting. Just always been you in here-heart-." 20cm tepat sekarang ini aku menapakkan kakiku di belakang wanita itu. Terhalang oleh tembok besar putih di hadapanku. Wajahnya keduanya tak bisa kulihat. Namun suaranya, masih sangat jelas menembus dinding kulit hingga telingaku. Mendengar perkataan itu, sekujur tubuhku  rasanya remuk, sudah mau hancur saja. Tak apa, bilangku dalam hati. Dengan santainya, kulangkahkan kaki ku dan kulanjutkan perjalananku yang sempat tersendat hanya karena satu perkataan tidak penting itu. Kusapa pria dan wanita itu, berpura pura tidak tahu dan kuperlihatkan diriku baik baik saja. Kuberikan senyuman palsu di depan mereka dan berlalu di hadapan mereka. Tak lama setelah aku berlalu dari mereka, kaki ku tersendat. Lenganku terasi ditarik oleh tangan di belakang sana. Ya, benar. Lenganku kali ini sudah berada dalam genggaman pria itu tadi. Memand...

Natalia dan Dera

     "andaikan aku bisa menukarkan hidupku dengan orang lain ya, ta" suara Dera nulai terdengar, membuka percakapan sore itu.     "kalaupun kamu bisa, aku mau bertukar hidup dengan kamu,ra" sahut Natalia dengan suara paling kecil yang pernah ia keluarkan selama ini.  Dera hanya tertawa sambil setengah menangis mendengar perkataan Natalia. Natalia adalah orang paling berharga bagi Dera. Naatalia yang membuat Dera kembali hidup di tengah-tengah sulitnya melawan kanker yang mengidap kepalanya. Bagi Dera juga, Natalia bagaimkan malaikat dari Tuhan yang dikirimkan untuk dia setelah Randy. Sepanjang SMA, Dera lewatkan hanya bersama Randy. Ke sekolah, nggerjain tuga, ke acara temen, ke dokter, semuanya dilakuin bareng sama Randy. Hingga Dera tersadar jika dia tidak memiliki seorangpun teman setelah ia bertemu Natalia. Di yayasan milik Natalia, berteman bersama Natalia Dera mendapatkan banyak pelajaran. Sekalipun tidak ada Randy setiap saat di sampingnya namu...

I Love You, Omma ! Keep health and come back home soon :"

Kado Kecil Untuk Dhea

Gambar
Tepat pukul 23:55 WIB. Aku sangat mengucap syukur. Ya Allah I'm alive ! Now and my 18 years old will be mine. Ketika jam dalam ponsel genggam ku menunjukkan pukul 00:05 ku pejamkan mataku, ku tata hatiku, kufokuskan pikiran ku. Ketika hendak kulepaskan ponsel ku dari genggaman tanganku, ada seseuatu bergetar. Mata ku tiba tiba saja terbuka, fokusku hilang dan berpindah tertuju ke layar ponsel ku malam itu. Satu pesan singkat Selamat Ulang Tahun, Dhea Widyasista membuat ku lupa segalanya malam itu. Aku seperti terbang menuju langit lalu bertemu bintang-bintang disana kemudian sesuatu berbunyi di belakang suatu bintang, perlahan kudekati dan ketika aku semakin dekat dengan benda itu, aku merasa ada yang aneh. Dan aku tersadar, jika itu alarm yang kuletakkan di meja belajarku dan aku tidak sedang berada di angkasa apalagi bertemu dengan bintang-bintang. Aku berada di dalam kamarku sendiri memakai pijama kesukaan ku malam itu. Alarm tadi memang sengaja aku pasang tengah malam, tujuann...